1. Pengelompokan organisme dapat didasarkan atas keanekaragaman tingkat spesies. Tanaman berikut yang menunjukan keanekaragaman tingkat gen adalah. . .
a. melon, mentimun, semangka
b) sirsak, srikaya, mangga
c) jahe, temu ireng, temu lawak
d) bunga mawar, bunga melati, bunga kenanga
e) kelapa gading, kelapa hybrid, kelapa hijau
Pembahasan:
Keanekaragaman tingkat gen adalah keanekaragaman yang ditunjukkan dengan adanya variasi dalam satu jenis/spesies makhluk hidup. Individunya disebut denganvarietas. Contoh : pada tanaman kelapa terdapat beberapa varietas antara lain, kelapa gading, kelapa hybrid, kelapa hijau.
2. Di bidang pertanian, tanaman petai cina sangat bermanfaat pada daerah tandus karena dapat berperan sebagai. . .
a. Sumber karbohidrat
b. Sumber protein
c. bahan antibiotic
d. Pemasok bahan pengurai
e. Pemasok nitrat
Pembahasan:
Tanaman petai cinan bermanfaat dalam bidang pertanian karena menambah kandungan nitrat pada tanah sehingga tanah menjadi subur. Hal ini disedbabkan karena pada bagian akar tanaman ini terdapat bintil-bintil/nodul tempat pengikatan nitrogen.
3. Hubungan antar tulang yang terdapat pada pangkal lengan adalah. . .
a. Sendi putar d. Sendi pelana
b. Sendi peluru e. Sendi engsel
c. Sendi geser
Pembahasan:
Hubungan antar tulang yang terdapat pada pangkal lengan adalah sendi peluru (endartrosis).
4. Ditemukan suatu organisme dengan ciri-ciri:
(1) Tubuh memiliki sisik
(2) Rangka tersusun atas endoskeleton
(3) Bertulang belakang
(4) Bernafas dengan paru-paru
(5) Tipe reproduksi ovipar
Di dalam klasifikasi makhluk hidup, organisme yang memiliki cirri-ciri tersebut termasuk ke dalam kelas. . .
a. Chondroichtyes d. Aves
b. Reptilia e. Mamalia
c. Amphibia
Pembahasan :
Ciri-ciri Reptilia, antara lain:
· Kulit tubuh kering bersisik dari zat tanduk ( tidak mempunyai kelenjar lendir ).
· Mempunyai dua pasang tungkai berkuku, sedang yang beradaptasi dengan lingkungan air, tungkainya berubah seperti sirip.
· Jantung terdiri dari 4 ruangan yaitu 2 serambi dan 2 bilik. Antara bilik kiri dan kanan belum bersekat sempurn. Sel darah merahnya berinti.
· Poikiloterm.
· Bernafas dengan paru-paru, dan
· Umumnya ovipar.
5. Cacing pita termasuk dalam kelompok Cestoda. Cacing ini bersifat endoparasit dalam saluran pencernaaan vertebrata. Urutan dari fase-fase yang dialami cacing tersebut setelah dari telur adalah . . .
a. Onkosfer – sistiserkus – cacing pita dewasa
b. Sistiserkus – onkosfer – cacing pita dewasa
c. Cacing pita muda – onkosfer – sistiserkus – cacing pita dewasa
d. Sistiserkus – onkosfer – cacing pita muda – cacing pita dewasa
e. Onkosfer – cacing pita muda – sistiserkus – cacing pita dewasa
Pembahasan :
Urutan fase-fase yang dialami cacing pita adalah sebagai berikut:
Telur
Ongkosfe/heksakan
Sisteserkus/cacing gelembung
Cacing pita dewasa
Dari skema di atas, maka urutan fase-fase yang dialami cacing pita setelah dari telur adalah fase onkosfer – sisteserkus – cacing pita dewasa.
0 komentar:
Posting Komentar