Jumat, 18 Januari 2019

1. Siapa Saya? (2019)


Lagi-lagi saya menulis tentang saya. Padahal tidak ada yang menarik dari seorang anak rumahan yang lebih suka menghabiskan waktu luang di rumah. Sesekali jalan bersama teman namun hanya yang saya anggap teman dekat, karnea saya tipe orang yang merasa lelah jika bersama dengan orang yang sekedar teman. Teman dekat disini dalam artian teman yang sudah lama kenal dan sudah mengenal diri saya tanpa perlu saya jelaskan. Pernah sekali saya hang out atau sekedar berjalan bersama dengan seorang teman. Kami baru berkenalan dan saya merasa seperti diwawancarai, ditanyai macam-macam dan ini-itu. Saya merasa lelah harus menjelaskan siapa saya. Toh kita pelan pelan akan saling mengenal. Alasan itu juga yang membuat saya kurang senang berkenalan dengan seseorang yang saya tahu akan ketemu disini saja dan sebatas saat itu saja. Misalnya berkenalan dengan orang yang duduk disebelah saat dipesawat, di ruang tunggu bandara, atau di kereta. Kita bisa berkenalan tapi tidak perlu menanyakan macam-macam. Mungkin terdengar aneh bagi kalian yang bukan tipe orang seperti saya, tapi percayalah itu melelahkan.
Sekarang saya berada di malang, dengan status mahasiswa semester terakhir yang harusnya ujian tesis paling lambat akhir semester ini. Namun di luar rencanaku dari awal, saya alhamdulillah diterima sebagai cpns sekjen kemendikbud. Hal tersebuat membuat saya mengambil cuti untuk semester ini. Dengan harap harap cemas nanti bisa menyelesaikan pendidikan s2 ini. Mungkin ini rencana tuhan. Semua ada hikmahnya. Sejujurnya semenjak semester kemarin seharusnya saya idealnya sudah melalui ujian komisi dan ujian proposal. Namun apa ada saya mengalami kesulitan dengan pembimbing pertama. Perasaan yang belum pernah saya rasakan saat menulis skripsi. Dikarenakan kesulitan yang saya rasakan tersebut berdampak pada keinginan saya dan saya mendapati diri saya menghindari untuk bimbingan. Saya sedih dan kesal pada diri saya sendiri. Namun yang terjadi tetap saja saya terus menunda nunda menulis tesis. Saya harus merubah pola pikir saya, saya harus menikmati semua proses dalam menulis tesis, dan saya harus bisa melihat dari sisi positif semua bumbu bumbu drama bimbingan. Hahahahah mari menertawakan nyali saya yang gampang ciut. Makin tua kok gini.
Oke sudah 2019, seperti biasa pasi semua orang mau menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Mari mencintai tesis!!!! Mari menjadi orang yang gampang berceloteh dengan orang baru! Mari menjadi orang yang konsisten dan produktif! Mari meyelesaikan semua yang sudah dimulai! Semangat Ayu!
Oh iya, saya belum berkenalan. Nama saya Ayu. Selengkapnya bisa dibaca pada tulisan sebelum-sebelumnya, mungkin pada tulisan 2 tahun lalu hahahaha BYE!!!


Share:

0 komentar:

Posting Komentar