Lagi-lagi saya
menulis tentang saya. Padahal tidak ada yang menarik dari seorang anak rumahan
yang lebih suka menghabiskan waktu luang di rumah. Sesekali jalan bersama teman
namun hanya yang saya anggap teman dekat, karnea saya tipe orang yang merasa lelah
jika bersama dengan orang yang sekedar teman. Teman dekat disini dalam artian
teman yang sudah lama kenal dan sudah mengenal diri saya tanpa perlu saya
jelaskan. Pernah sekali saya hang out atau sekedar berjalan bersama dengan
seorang teman. Kami baru berkenalan dan saya merasa seperti diwawancarai,
ditanyai macam-macam dan ini-itu. Saya merasa lelah harus menjelaskan siapa
saya. Toh kita pelan pelan akan saling mengenal. Alasan itu juga yang membuat
saya kurang senang berkenalan dengan seseorang yang saya tahu akan ketemu
disini saja dan sebatas saat itu saja. Misalnya berkenalan dengan orang yang
duduk disebelah saat dipesawat, di ruang tunggu bandara, atau di kereta. Kita bisa
berkenalan tapi tidak perlu menanyakan macam-macam. Mungkin terdengar aneh bagi
kalian yang bukan tipe orang seperti saya, tapi percayalah itu melelahkan.
Sekarang saya
berada di malang, dengan status mahasiswa semester terakhir yang harusnya ujian
tesis paling lambat akhir semester ini. Namun di luar rencanaku dari awal, saya
alhamdulillah diterima sebagai cpns sekjen kemendikbud. Hal tersebuat membuat
saya mengambil cuti untuk semester ini. Dengan harap harap cemas nanti bisa
menyelesaikan pendidikan s2 ini. Mungkin ini rencana tuhan. Semua ada
hikmahnya. Sejujurnya semenjak semester kemarin seharusnya saya idealnya sudah
melalui ujian komisi dan ujian proposal. Namun apa ada saya mengalami kesulitan
dengan pembimbing pertama. Perasaan yang belum pernah saya rasakan saat menulis
skripsi. Dikarenakan kesulitan yang saya rasakan tersebut berdampak pada
keinginan saya dan saya mendapati diri saya menghindari untuk bimbingan. Saya sedih
dan kesal pada diri saya sendiri. Namun yang terjadi tetap saja saya terus
menunda nunda menulis tesis. Saya harus merubah pola pikir saya, saya harus
menikmati semua proses dalam menulis tesis, dan saya harus bisa melihat dari
sisi positif semua bumbu bumbu drama bimbingan. Hahahahah mari menertawakan
nyali saya yang gampang ciut. Makin tua kok gini.
Oke sudah 2019,
seperti biasa pasi semua orang mau menjadi pribadi yang lebih baik dari
sebelumnya. Mari mencintai tesis!!!! Mari menjadi orang yang gampang berceloteh
dengan orang baru! Mari menjadi orang yang konsisten dan produktif! Mari
meyelesaikan semua yang sudah dimulai! Semangat Ayu!
Oh iya, saya
belum berkenalan. Nama saya Ayu. Selengkapnya bisa dibaca pada tulisan sebelum-sebelumnya,
mungkin pada tulisan 2 tahun lalu hahahaha BYE!!!
0 komentar:
Posting Komentar